Ada keputusan yang memang harus tetap diambil meskipun nanti kita akan dicap jahat bagai tak berhati. Salah satunya soal memilih pasangan hidup. Tak peduli berapa lama hubungan itu berjalan, masa depan adalah masa depan.
Thursday, November 9, 2017
Sunday, November 5, 2017
Jangan Nakal Lagi
Jangan Nakal Lagi adalah sebuah lagu yang terinspirasi dari salah satu chapter yang ada di buku baru peyempuan nanti dengan judul yang sama: Jangan Nakal Lagi. Masih ingat kan waktu itu aku bikin kontes untuk berkolaborasi dengan followers? Ada 5 (seharusnya 6, tetapi salah satu diantaranya tidak kunjung membalas email yang aku kirimkan) followers yang cerpennya ikut masuk ke dalam buku baru peyempuan. Setelah proses itu selesai, Arman Bustan (salah satu followers) menawarkan kolaborasi dalam bentuk lain. Bukan tulisan, melainkan lagu yang diambil dari salah satu cerpen yang aku tulis di buku baru peyempuan nanti: Surat Untuk Yang Pernah Patah Hati. Tidak butuh waktu lama, setelah aku mengirimkan beberapa draft cerita pendek ke Arman Bustan, lagu Jangan Nakal Lagi pun tercipta.
Produksi lagu Jangan Nakal lagi dikerjakan di SiNi Records, Kemang, Jakarta. Lagu Jangan Nakal Lagi diproduce oleh Nico Veryandi, salah satu producer muda berbakat yang sudah bekerjasama dengan banyak artis dan penyanyi ternama, antara lain Kotak, Judika, Raffi Ahmad, Astrid, Gloria Jessica, Nowela, Regina Idol, Siska Salman, Mario G Klau, Hedi Yunus, Ideaz dll. Sedangkan Arman Bustan adalah gitaris dan penulis lagu yang juga aktif membuat konten di youtube.
Aku suka lagu, lirik dan musiknya. Arman Bustan benar-benar bisa menginterpetasikan cerpen Jangan Nakal Lagi dalam bentuk lagu.
Penasaran sama lagunya? Nonton music videonya
Monday, October 30, 2017
PAHIT
"Kita mulai lagi?"
"Ya, dari awal lagi, aku janji aku akan berubah...aku akan..."
"Itu janji yang keberapa kalinya?"
"Kali ini sungguhan, aku benar-benar akan menjadi seperti yang kamu mau"
Gamang hati ini setiap kali dia berjanji dan memelas dihadapanku. Setiap kali aku ingin terbang, dia rangkul sayapku agar tak mengembang. Lalu, semakin kesini, yang kurasa hanyalah rasa iba, bukan lagi cinta. Juga ada rasa tak tega melukai hati yang telah menahun bersama. Yang paling menyiksa adalah perasaan disangka baik-baik saja, disangka bahagia, padahal tidak.
Bukan tidak ada bahagia, tetapi bahagia yang mereka saksikan adalah semu. Ada beberapa hal yang tidak bisa aku ungkapkan tentangnya, yang membuat aku berpikir ribuan kali untuk menikah dengannya.
Lalu kenapa sampai saat ini aku masih dengannya? Sejujurnya, aku ingin menjadikannya pasangan hidup, menghabiskan sisa usia bersamanya, menua bersama sampai mau kelak memisahkan. Tetapi, dia tidak kunjung mengubah dua-tiga sifatnya yang sangat tidak aku suka. Aku tidak mau berhadapan dengan sifat itu di sisa hidupku, karena aku tahu, keadaan itu pasti akan sangat menyiksa batinku. Mungkin, bagi beberapa orang sifat itu tidak masalah, tetapi bagiku masalah. Kita tidak perlu berdebat soal ini, karena prinsip orang yang berbeda-beda. Jika kau tanya sifat apa itu? Maaf, tidak bisa aku ungkap disini.
Dan seperti yang kita tahu, menikah itu tak melulu soal dua orang, namun juga tentang keluarga. Aku tidak mau menjadi bahan pergunjingan keluarga atau tidak disukai ayah ibu hanya karena sesuatu yang sudah aku tahu sejak awal. Ya, mereka pasti tidak akan suka dengan menantu yang punya sifat 'buruk' seperti itu.
Kenapa aku berpikir demikian? Karena sudah ada contoh salah satu anggota keluarga besar yang mengalaminya. Aku tidak ingin sepertinya, sungguh. Uniknya, sampai saat ini pun ayah ibuku tidak tahu 'sifat buruk' yang dimiliki kekasihku itu. Tidak pernah pula aku ceritakan pada mereka. Semua kusimpan sendiri di dalam hati. Yang mereka tahu, kekasihku itu adalah calon anak mantu mereka.
Yang jelas, sifat itu sudah dia tunjukan ke aku, mungkin setelah menikah 'topeng' itu dia lepas seutuhnya. Keadaan itu semakin menggerogoti perasaan yang ada, tidak ada lagi cinta, yang ada hanyalah rasa iba, yang ada hanyalah perasaan tidak enak jika harus meninggalkan seseorang yang sudah menahun bersama.
Setiap kali aku mencoba ikhlas menerima sifatnya dan memutuskan menerima dia sebagai teman hidup, hati selalu berkata: "kamu yakin?"
Jangan bilang aku tidak mencoba meluaskan hati, membesarkan jiwa untuk menerima dia seutuhnya, tetapi hati tiada henti berbisik: "kamu yakin?" Ya ya ya, aku tahu kalian akan bilang: "kalau cinta, harusnya bisa saling menerima satu sama lain." Aku paham, selayaknya dia, aku pun tidak sempurna, tetapi apakah kamu akan mengambil resiko yang sedari awal kamu sudah tahu akan seperti apa? Bagiku itu konyol.
Ya, konyol. Aku tidak mau masuk kedaftar orang yang terpaksa meneruskan hubungannya ke jenjang pernikahan hanya karena sudah terlanjur, atau tidak tega, atau tidak enak. Menikah terlalu sakral bagiku, aku tidak ingin gagal hanya karena sesuatu yang sedari awal sudah kutahu sebabnya. Aku tidak mau menghardik diriku sendiri nanti dengan: "Apa aku bilang!"
Memang tidak ada jaminan ketika aku memutuskannya, aku akan mendapatkan sosok yang aku mau, namun menerobos peringatan dan palang pintu kereta api adalah tindakan tidak berakal. Apakah kamu akan 'sadar' setelah nanti dilindas kendaraan besi dan baja berkecepatan tinggi yang membawa puluhan gerbong?
Jadi, aku tahu ini pahit baginya, tetapi keputusan adalah keputusan. Prinsip adalah prinsip. Kalaupun juga nanti aku gagal, setidaknya aku akan lebih ikhlas ketika gagal itu dimulai dengan pilihan yang tanpa tekanan batin, tanpa keraguan, tanpa ada rasa was-was sejak awal.
"Maaf, aku tidak lagi percaya, sebaiknya kita putus."
AYAM (18+)
Aku adalah peyempuan yang kau setubuhi berulang kali. Setiap kali berdua, yang kau mau hanyalah menyelipkan kemaluanmu di antara kedua pahaku. Tak adakah yang lain dalam otakmu selain bersetubuh? Kadang-kadang kau ingin di sela payudaraku, tapi ukuranku tak memungkinkan imajinasimu terpenuhi. Sabar, kau pikir selama ini aku juga terpuaskan olehmu? Geli-geli sih, iya. Klimaks? Maaf, bisakah kemaluanmu itu kau perintahkan untuk tak cepat- cepat muntah?
Thursday, August 17, 2017
ROBEK
"Aku gak mau putus!"
"Aku mau..."
"Kamu gak ingat semua pengorbanan yang aku lakuin buat kamu?"
"Bukan gitu, aku rasa kita gak cocok. Kayaknya kita temenan aja."
Begitulah, akhir kebersamaanku dengannya. Yang juga akhir pertemuanku. Tak ku indahkan kata-kata terakhirnya. Sebab, terlalu sakit hati ini dibuatnya. Tak perlu lagi berteman, karena aku tidak mau lagi berteman dengan orang semacam dia.
Coba bayangkan, hubungan kami sudah hampir empat tahun dan baru sekarang dia bilang kita gak cocok? Jadi, selama ini aku hanya menjadi bahan percobaan? Tester? Terus pengorbanan yang sudah
aku berikan baik jiwa, raga, waktu dan segalanya untuk dia, dianggap apa? Sumbangan?
Sunday, August 6, 2017
Beben dan Loly
Aku kenal dia lewat applikasi Tinder, kalau kalian belum
tahu, Tinder adalah aplikasi layanan
pencarian sosial berbasis lokasi (menggunakan Facebook) yang memfasilitasi
komunikasi antara pengguna yang saling tertarik, yang memungkinkan kecocokkan
pengguna untuk mengobrol. Aplikasi ini biasanya digunakan sebagai layanan
kencan, dan telah bercabang untuk memberikan layanan yang lebih, sehingga lebih
umum di aplikasi sosial media [Wikipedia]. Jadi, semacam aplikasi pertemanan
yang umumnya dipakai untuk cari pasangan/jodoh. Uniknya, aplikasi ini akan menghubungkan
penggunanya sesuai minat dan kriteria yang kita cari. Istilahnya
"match".
Pendekatan yang terjadi antara aku dan dia hanya terbatas
pada ruang kata media sosial. Ya, hanya sebatas chating. Kami belum pernah
saling telepon sampai benar-benar berencana untuk bertemu. Setelah beberapa
kejujuran, saling terbuka dan mulai ada percikan-percikan rasa, kami
merencanakan pertemuan pertama.
Street Bistro PIM menjadi saksi pertemuan pertama kami. Aku
dengar, jaman ayah dan ibu dulu, orang-orang sering kenalan melalui radio
panggil dengan nama Pager. Untuk bertemu, istilah yang mereka gunakan adalah
kopdar yang merupakan kependekan dari Kopi Darat. Sampai sekarang, istilah
kopdar masih tetap populer.
“Beben.”
“Loly.”
Monday, July 24, 2017
IN THE END OF CHESTER BENNINGTON
Two months ago you were singing at Chris Cornell funeral. You sent a letter to him after the tragedy.
I dream about the Beatles last night. I woke up with Rocky Raccoon playing in my head and a concerned look my wife's face. She told me my friend had just passed away. Thoughts of you flooded my mind and I wept.
I'm still weeping, with sadness, as well as gratitude for having shared some very special moments with you and your beautiful family. You have inspired me in many ways you could never have known. Your talent was pure and unrivalled. your voice was joy and pain, anger and forgiveness, love and heartache all wrapped up into one. I suppose that's what we all are. You helped me understand that.
I just watched a video of you singing "A Day In The Life" by the Beatles and thought of my dream. I'd like to think you were saying goodbye in your own way. I can't imagine a world without you in it. I pray you find peace in the next life. I send my love to your wife and children, friends and family.
Thank you for allowing me to be part of your life.
With all my love.
Your friend,
€#£$+£R ]}£[][][G+O][
And few days ago you decided to end your struggle againts depression, drugs and alcohol on the anniversary of your best friends. Everybody shock and broken heart. Why Chester? Why? Yeah, i think million people in the world, your family, your bandmate, your friends, your fans ask the same question.
But, if people notice the sign you give, listen your confusion and really care about your problems, maybe we can change the destiny?
Didn't they hear your confusion in the your first single on your latest album? HEAVY.
I don't like my mind right now
Stacking up problems that are
so unnecessary
Wish that I could slow things
down
I wanna let go but there's
comfort in the panic
And I drive myself crazy
Thinking everything's about me
Yeah I drive myself crazy
'Cause I can't escape the gravity
I'm holding on
Why is everything so heavy?
Holding on
To so much more than I can
carry
I keep dragging around what's
bringing me down
If I just let go, I'd be set free
Holding on
Why is everything so heavy?
You say that I'm paranoid
But I'm pretty sure the world is
out to get me
It's not like I make the choice
To let my mind stay so fucking
messy
I know I'm not the center of the
universe
But you keep spinning round me
just the same
I know I'm not the center of the
universe
But you keep spinning round me
just the same
I'm holding on
Why is everything so heavy?
Holding on
To so much more than I can
carry
I keep dragging around what's
bringing me down
If I just let go, I'd be set free
Holding on
Why is everything so heavy?
I know I'm not the center of the
universe
But you keep spinning round me
just the same
I know I'm not the center of the
universe
But you keep spinning round me
just the same
And I drive myself crazy
Thinking everything's about me
I'm holding on
Why is everything so heavy?
Holding on
To so much more than I can
carry
I keep dragging around what's
bringing me down
If I just let go, I'd be set free
Holding on
Why is everything so heavy?
Why is everything so heavy?
Why is everything so heavy?
And, people start to say: why you don't talk to someone if you have a big problem? Read the lyrics of the third single of Linkin Park: TALK TO MY SELF.
Tell me what I gotta do
There's no getting through to
you
The lights are on but nobody's
home (nobody's home)
You say I can't understand
But you're not giving me a
chance
When you leave me, where do
you go? (Where do you go?)
All the walls that you keep
building
All this time that I spent chasing
All the ways that I keep losing
you
The truth is, you turn into
someone else
You keep running like the sky is
falling
I can whisper, I can yell
But I know, yeah I know, yeah I
know
I'm just talking to myself
Talking to myself
Talking to myself
But I know, yeah I know, yeah I
know
I'm just talking to myself
I admit I made mistakes
But yours might cost you
everything
Can't you hear me calling you
home?
All the walls that you keep
building
All this time that I spent chasing
All the ways that I keep losing
you
The truth is, you turn into
someone else
You keep running like the sky is
falling
I can whisper, I can yell
But I know, yeah I know, yeah I
know
I'm just talking to myself
Talking to myself
Talking to myself
But I know, yeah I know, yeah I
know
I'm just talking to myself
All the walls that you keep
building
All this time that I spent chasing
All the ways that I keep losing
you
The truth is, you turn into
someone else
You keep running like the sky is
falling
I can whisper, I can yell
But I know, yeah I know, yeah I
know
I'm just talking to myself
Talking to myself
Talking to myself
But I know, yeah I know, yeah I
know
I'm talking to myself
So WDYT? Still not enough? Here the clues. Read the lyrics of one of the songs on Linkin Park latest album: NOBODY CAN SAVE ME.
I'm dancing with my demons
I'm hanging off the edge
Storm clouds gather beneath
me
Waves break above my head
Head-first hallucination
I wanna fall wide awake now
You tell me it's alright
Tell me I'm forgiven, tonight
But nobody can save me now
I'm holding up a light
Chasing up the darkness inside
'Cause nobody can save me
Stared into this illusion
For answers yet to come
I chose a false solution
But nobody proved me wrong
Head-first hallucination
I wanna fall wide awake
Watch the ground giving way
now
You tell me it's alright
Tell me I'm forgiven, tonight
But nobody can save me now
I'm holding up a light
I'm chasing up the darkness
inside
'Cause nobody can save me
Been searching somewhere out
there
For what's been missing right
here (I wanna fall wide awake
now)
Been searching somewhere out
there
For what's been missing right
here
I wanna fall wide awake now
So tell me it's alright
Tell me I'm forgiven, tonight
And only I can save me now
I'm holding up a light
Chasing up the darkness inside
And I don't wanna let you down
But only I can save me!
Been searching somewhere out
there
For what's been missing right
here.
Here the one more sign from the latest album: ONE MORE LIGHT
Should've stayed, were there
signs, I ignored?
Can I help you, not to hurt,
anymore?
We saw brilliance, when the
world, was asleep
There are things that we can
have, but can't keep
If they say
Who cares if one more light goes
out
In the sky of a million stars
It flickers, flickers
Who cares when someone's time
runs out
If a moment is all we are
Or quicker, quicker
Who cares if one more light goes
out
Well I do
The reminders, pull the floor
from your feet
In the kitchen, one more chair
than you need, oh
And you're angry, and you
should be, it's not fair
Just 'cause you can't see it,
doesn't mean it isn't there
If they say
Who cares if one more light goes
out
In the sky of a million stars
It flickers, flickers
Who cares when someone's time
runs out
If a moment is all we are
Or quicker, quicker
Who cares if one more light goes
out
Well I do
Who cares if one more light goes
out
In the sky of a million stars
It flickers, flickers
Who cares when someone's time
runs out
If a moment is all we are
Or quicker, quicker
Who cares if one more light goes
out
Well I do
Well I do
Chester Bennington
1976-2017
Subscribe to:
Posts (Atom)





